Kejenuhanku Bagian 2

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Delapan Kado Indah untuk orang-orang yang kita sayangi

KEHADIRAN orang yang dikasihi adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau SMS. Namun dengan berada di sampingnya, kita dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran kita sebagai pembawa kebahagiaan.

MENDENGAR sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tidak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengarkan dengan baik, pastikan bahwa kita dalam keadaan betul-betul santai dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan kita memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.

DIAM, seperti halnya kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang lain. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

KEBEBASAN, mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN, Siapa yang tak bahagia, jika orang kita sayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, kita pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas bunga segar dan cantik diruang keluarga atau meja makan yang tertata indah misalnya.

TANGGAPAN POSITIF, tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang bernar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, kita coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir kita mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi kita. Ingat-ingat pula, pernahkan kita memujinya?. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH, tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran hebat. Bila kita memikirkan ini, berarti kita siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN, percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luas biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerahan suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia di sekeliling kita. Kapan terakhir kita menghadiahkan senyuman manis pada orang yang kita sayangi?

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

2 thoughts on “Kejenuhanku Bagian 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s